Jumat, 22 Maret 2013

my diary part 2



Dear kasih...

Apa kabarmu disana??
Ku beranikan diri menulis surat untukmu,
Tentu saja setelah ku kumpulkan setiap keberanian yang tersisa setelah kepergian mu

Saatku merindukanmu
malam menjadi sangat dingin dan sepi seperti membekukanku..
Ku coba pejamkan mati dikesunyian malam,berharap tuk terlelap
berharap saat pagi tiba, ku tak lagi merasa beku
betapa sulitnya saat ini

saatku merindukanmu, luka ini tak bisa pergi, hanya air mata yang terasa.
Aku masih bisa membayangkan wajahmu, wajah seseorang yang ku cinta dan percaya.
Meski ku berusaha semampuku, tapi ku tak bisa melupakan matamu, sentuhanmu, dan detak jantungmu
Saat ini aku tak tahu apa yang harus ku lakukan
hanya berharap dan berdoa, ku tetap dihatimu bagaimanapun caranya
maafkan ku untuk kelemahanku,
tapi ku coba untuk bertahan

tahukah kau kasih...kau selalu menjadi bagian dalam tiap doakuaku meminta kepada-Nya menjagamu..satu-satunya untukku
Telah ku curahkan tiap kata yang berkecamuk dihati
Dan tak terasa malam semakin larut,,ku harap, surat ini mampu menjelaskan tentang perasaanku padamu

salam dan rindu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar